Belajar ABAP : How To Create a Search Help in ABAP Dictionary

Bismillah,,

Pada postingan ini masih ada hubungannya loh dengan postingan sebelum-sebelum-dan sebelumnya 😀

Suatu search help merupakan standalone repository object yang dapat kita buat di dictionary objects. Search help juga merupakan sarana utama untuk mengimplementasikan bantuan masukan pada field di dalam screen. Dalam ABAP Dictionary, search help dapat dikaitkan dengan komponen struktur, data elements, dan check table. Untuk tau lebih detail tentang search help, silahkan merujuk ke sini. Dalam video dibawah ini, saya mencoba membuat suatu elementary search help dan bagaimana penerapannya.

 

Alhamdulillah, sedikitnya udah punya pengetahuan tentang search help ABAP Dictionary. 😀

Belajar ABAP : Insert Data Into Table and Shows How Foreign Key Working

Bismillah,

Setelah kita buat table, tentunya si table kita isi dooonk sama data. Caranya, pertama pilih dulu table yang akan kita isi (ya iyaa lah atuh cu), lalu ke utilities lalu ke table contents lalu ke pilih create entries. Untuk lebih jelasnya, ada nih video-nya di bawah. Heheh 😀

O iya, sesuai janji saya pada postingan sebelumnya, di video ini juga kita bisa lihat bagaimana foreign key bekerja. Perhatikan deh, pada saat mengisi field member_id di table zorder.

Alhamdulillah, sekarang udah bisa ngisi data kedalam table dan juga sedikitnya jadi tau bagaimana menggunakan foreign key 😀

Belajar ABAP : Foreign key

Bismillah,

Ummm, pastinya kita sudah tau dooonk Foreign key itu apa. Bagi yang belum tau, ini ada beberapa penggal kalimat yang saya comot dari blog tetangga jauh. 😀

Foreign Key adalah Sebuah kumpulan field dalam satu relasi yang digunakan untuk me“refer” (menunjuk) ke suatu baris (tuple) pada relasi yang lain (harus berkorespondensi dengan primary key pada relasi yang kedua), seperti: ‘logical pointer’. Sedangkan hubungan antara keduanya (primary key dan foreign key) di jelaskan sebagai berikut,“Primary Key” adalah field kunci / utama dari suatu tabel yang menunjukkan bahwa field yang menjadi kunci tersebut tidak bisa diisi dengan data yang sama, atau dengan kata lain Primary key menjadikan tiap record memiliki identitas sendiri-sendiri yang membedakan satu sama lainnya (unik).“Foreign key” adalah satu attribute yang melengkapi satu relationship yang menunjukan ke induknya, dengan kata lain keduanya saling berkaitan. pengertian lain ; Foreign key : merupakan sembarang atribut yang menunjuk kepada primary key pada tabel lain. (sumber)

Nah, sekarang bagaimana membuat/menjadikan salah satu field dalam table yang kita buat sebelumnya atau yang orang lain buat menjadi foreign key? Pada postingan sebelumnya, saya sudah membuat dua table sederhana yang sekarang akan saya buat salah satu field-nya menjadi foreign key. Yu mariii kita liat video sederhana nya 😀

Alhamdulillah, kita sudah bisa buat foreign key. Untuk postingan selanjutnya, saya akan memasukan data ke dalam table dan melihat bagaimana foreign key bekerja. 😀

Belajar ABAP : ABAP Dictionary – Membuat Table sederhana

Bismillah,

Kali ini saya ingin berbagi tentang Data Dictionary. Apa itu? Data dictionary merupakan tool yang digunakan oleh ABAP program untuk membuat (create) dan memelihara (maintain) teble. Ada tiga jenis table, yaitu transparent table, pooled table, dan cluster table. Transparent table merupakan yang paling umum digunakan oleh user. Sedangkan pooled dan cluster table merupakan primarily yang digunakan oleh SAP untuk system data. Agar lebih jelasnya tentang ABAP Dictionary silahkan merujuk ke sini.

Ummm terus, Untuk membuat table, kita memerlukan domains dan data elements. Domain digunakan untuk definisi teknis dari table field, sedangkan data elements digunakan untuk definisi semantik dari table fields. Nnah, keduanya dapat digunakan kembali oleh table fields yang lain (bisa diliat pada video dibawah saat membuat table zorder, field member_id) . O iya, Dictionary object harus selalu dalam keadaan aktif ya supaya bisa digunakan.

Dalam contoh disini, saya membuat dua table sederhana yaitu table zmember dan zorder. cekidot gan. . .

Alhamdulillah sekarang udah bisa buat table 😀

Mengambil Data Dari Database Ke Internal Table

Bismillaah,

Setelah mengenal internal table pada posting-an sebelumnya, saya ingin berbagi bagaimana mengambil data dari database ke dalam internal table yang kita buat dan menampilkan data-nya dengan perintah SELECT query. Sebelumnya saya sudah membuat satu database sederhana yang bernama zdb_uefawinner. Datanya diambil dari wiki :D.

LOOP AT disini membaca baris dari internal table. loop akan selesai otomatis ketika baris terakhir telah dibaca dan langsung mengeksekusi ENDLOOP, akhir dari pembacaan baris dari internal table.

LOOP AT it_uefa.   ” it_uefa disini merupakan nama internal table-nya
——
——
ENDLOPP.             ” akhir dari proses loop

Dan dipenghujung acara saya ucapkan Alhamdulillah, semoga tulisan ini dapat bermanfaat dan maaf kalau ada salah-salah kata atau kesalahan yang lainnya 😀

Mengenal Internal Table

Bismillahirohmanirohim.

Internal table, merupakan penyimpanan sementara tabel yang ada di RAM yang berarti bersifat sementara.
Untuk menetapkan internal table body, gunakan clause ‘occurs’ (tanpa tanda petik). occurs membuat body dari suatu internal table.

Untuk internal table biar ada header line-nya, tambahkan ‘begin of’ clause atau ‘with header line’ clause (tanpa tanda petik).
Suatu header line secara otomatis akan di buat if you use ‘begin of’ clause.
Jika kamu menggunakan ‘like’ clause bukannya ‘begin of’ clause, internal table tidak akan memiliki header line, kecuali jika kamu menambahkan ‘with header line’ clause setelah occurs clause.

Agar tidak bingung, berikut ini merupakan contoh contoh penulisan untuk membuat internal table dengan dan tanpa header line.

inttab1

Pada code di atas, kita dapat melihat mengapa dan mana saja yang memiliki dan tidak memiliki header line. 😀

Alhamdulillah, semoga dapat menambah pengetahuan tentang internal table di ABAP. 😀

Belajar ABAP : Mendaftarkan ke Transaction Code

Bismillahirohmanirohim.

Langsung aja deh yaah 😀

Untuk mendaftarkan program yang telah di buat ke transaction code. Cara mudahnya adalah seperti ini.

pada program di abap editor yang telah kita buat sebelumnya, tekan shift+f12 (lihat gambar di bawah ini) atau dengan menekan fullscreen on/off button (lihat panah biru 3D, heheh). maka akan muncul jendela di sebelah kiri.

Kemudian diharapkan untuk meng-click kanan pada nama program yang kita buat sehingga menemukan dan meng-click Transaction (lihat gambar lagi kaka :D).

dtc1

Maka akan muncul jendela baru. Kemudian isi fields-nya. Jangan lupa lihat gambar di bawah ini dan tanda panahnya ya 😀

Kalau sudah, tekan enter atau icon checklist button di sudut kanan bawah.

dtc2

lalu lalu, akan muncul seperti gambar d bawah ini.

Isi program field-nya dengan nama program yang akan di daftarkan.  Jangan lupa checklist SAPGUI for Windows nya (paling bawah), supaya dapat di jalankan dalam SAP GUI untuk Windows. Lalu click icon yang di tunjukan oleh tanda panah ungu.

dtc3

 

lalu akan muncul report, pilih yes.

kemudian akan muncul lagi nih jendela baru, pilih Local Object dan taraaa, transaction code sudah terdaftar.

untuk mencobanya, pergi ke halaman awal dan masukan transaction code yang udah kita buat barusan. lalu enter.

dtc6

 

Alhamdulilah belajar mendaftarkan program yang kita buat ke transaction code udah bisa. semoga bisa cukup membantu yah bagi teman-teman yang sedang belajar abap seperti saya. 😀